Social Icons

10 Oct 2016

Cara Mengajari Anak-Anak Menyukai Makanan Sehat

Di Indonesia, ada beberapa hari kesehatan yang kadangkala di rayakan, misalnya, Hari Kanker Anak Nasional, Hari Anak Sedunia, Hari Anti Narkoba Sedunia, hingga Hari Gizi Nasional. Berbicara mengenai yang terakhir, yaitu Hari Gizi Nasional, masih ada banyak hal yang perlu kita (orangtua) lakukan untuk memperkenalkan makanan-makanan bergizi dan sehat kepada anak-anak. Karena bukan rahasia lagi apabila anak-anak sekarang cenderung banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung pengawet, pewarna sintetis, hingga makanan yang banyak mengandung MSG.



Hal tersebut diperparah dengan lemahnya pengawasan dari orang tua atau karena ketidakmampuan orang tua bersikap tegas dalam mengarahkan anak-anak untuk memilih makanan-makanan sehat. Memang benar, anak-anak pasti akan sering menangis pada saat meminta sesuatu dan tidak terkabulkan. Akan tetapi jika dipikir-pikir, membiarkan anak-anak menangis hanya beberapa menit karena tidak mendapatkan apa yang diinginkan (makanan tidak sehat) akan jauh lebih baik baginya dibandingkan jika mereka harus menderita di masa yang akan datang karena mengalami sakit (obesitas, jantung, kanker, dll) akibat mengkonsumsi terlalu banyak MSG, atau karena makanan-makanan tidak sehat lainnya.


Melihat kondisi yang ada di masyarakat sekarang, rasanya wajar apabila seorang ibu (orang tua) harus menjadi role mode bagi anak-anak mereka dalam memilih makanan sehat. Diantara beberapa cara yang bisa dicoba untuk mengajari anak-anak agar mereka menyukai makanan-makanan sehat adalah:

Ajak anak-anak untuk membantu memasak di dapur

Anak-anak sangat suka melakukan apapun yang dilakukan oleh orang-orang dewasa. Mereka suka meniru dan bahkan tertarik terhadap segala sesuatu. Mengajak anak-anak bergabung untuk memasak atau membantu Anda (ibu rumah tangga) di dapur bisa jadi media yang tepat untuk mengajarkan anak-anak mengenai pentingnya gizi dan pentingnya memilih makanan sehat. 

Makan bersama

Duduk bersama-sama di meja makan pada saat sarapan, pada saat makan siang, atau pada saat makan malam adalah cara lain yang bisa dimanfaatkan untuk membantu memperkenalkan kepada anak-anak agar mereka menyukai sayuran, atau bisa juga dijadikan sebagai ajang untuk mendekatkan antara satu keluarga dengan keluarga yang lainnya.

Jauhkan gadget dan televisi

Televisi dan gadget di era modern ini adalah dua benda yang seringkali menyita perhatian anak-anak sehingga mereka tidak fokus belajar atau tidak fokus terhadap apa yang mereka makan. Bahkan, tidak jarang kita menemukan remaja yang sibuk dengan smartphone saat mengunyah di meja makan. Buatlah peraturan yang tegas mengenai hal tersebut untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak agar mereka bisa mengenali makanan sehat dan bersosialisasi dengan baik di dalam keluarga terutama pada saat berada di meja makan.

Sebisa mungkin masaklah di rumah

Faktanya, sekarang sebagian besar orang sangat sibuk bekerja dari pagi hingga sore bahkan ada yang bekerja dari pagi hingga malam. Tidak jarang juga orang tua, baik ibu maupun ayah bekerja diluar rumah sehingga, waktu untuk memasak di rumah menjadi berkurang. Akibatnya, kadangkala keluarga tersebut harus membeli makanan di luar atau membeli makanan siap saji (makanan instan). Padahal, memasak sendiri dirumah adalah alternatif tepat untuk memberikan anak-anak makanan-makanan sehat.

Tunjukkan bahwa anda sangat menyukai sayur-sayuran

Anak-anak memang jarang menyukai sayuran. Namun jika mereka melihat orang tua mereka sangat suka sayuran dan selalu memuji-muji nikmatnya mengkonsumsi sayuran yang sehat, lambat-laun mereka akan terpengaruh.

Itulah beberapa cara yang bisa Anda coba untuk mengajari anak anak agar mereka mulai menyukai makanan makanan sehat. Semoga bisa menjadi solusi bagi keluarga Anda yang mungkin selama ini kurang sering mengkonsumsi dan memilih makanan sehat dibandingkan dengan makanan instan atau makanan yang berasal dari warung-warung makan dan restoran.

No comments:

Post a comment

Terima kasih sudah meninggalkan komentar ^_^