Saya ini termasuk pecinta kenangan *eaaaa. Jadi sulit banget move on ke barang baru dan membuang barang lama, oh ya susah move on ini hanya berlaku untuk barang aja lo :D Salah satu barang yang penuh kenangan bagi saya adalah telepon genggam. Saya masih setia memakainya hingga saat ini. Bahkan satu telepon genggam yang lain masih saya simpen dan dipake untuk mendengarkan musik kalau malam. Sayang aja gtu kalau harus disingkirkan.
Saya masih merasa nyaman dengan 2 hendphone versi jadul itu, toh semua kebutuhan saya sudah terpenuhi. Paling pol saya hanya butuh untuk telepon, mengirim SMS, membuka opera mini dan Whatsapp-an sama teman. Yah tentu dengan memori yang sangat terbatas saya tidak bisa menginstal aplikasi macam-macam.
Hingga awal tahun ini Pak Budhi (suami) menyatakan keinginannya memiliki smartphone. Well, alasannya masuk akal juga. Karena mobilitas yang tinggi kurang praktis memang jika Pak Budhi menenteng banyak buku tentang perundang-undangan kalau rapat di sana dan di sini. Dengan smartphone juga, Pak Budhi bisa mencatat hasil rapat, bisa nyambi belajar karena bahan kuliah hampir semua dalam bentuk file. Efektif dan efisien memang, dengan hanya satu alat bisa mendapat banyak manfaat.