Social Icons

28 Jun 2016

Mengkonsumsi Makanan Rendah Kalori dan Lemak untuk Menurunkan Berat Badan

Berat badan sudah menjadi masalah saya sejak lama. Iya, sejak lama hihihi. Setelah menikah, saya mengalami kenaikan berat badan yang cukup signifikan. Kata orang-orang sih karena ayem haha gak tahu juga sih benar enggaknya tapi Pak Budhi juga berat badannya naik tuh *nyengir.



Berat badan saya melonjak drastis setelah saya mengonsumsi obat penyuburketika saya menjalani progam kehamilan. Sempat saya menanyakan hal tersebut ke teman lain yang juga pernah promil, dan jawabannya, “ Iya, memang Es, ini aku jadi gemuk permanen setelah promil.” Hahaha

Saat ini, saya masih dalam kondisi menyusui Andhin jadi kalau saya ingin melakukan diet, haruslah dengan banyak perhitungan. Saya kan gak mau sampai Andhin kekurangan ASI. Bahkan Pak Budhi tidak memperbolehkan saya diet, yang penting anak dulu. Aduh, gimana ya, badan rasanya berat banget kalau saya menunda menurunkan berat badan malah bisa kebablasan.


Saya pun mulai mencari info tentang cara menurunkan berat badan yang alami dan tidak ekstrim, karena jujur saja jika saya sampai mengurangi jumlah makanan yang masuk, tidak hanya ASI yang berkurang akan tetapi juga badan saya lemas karena kondisi masih menyusui.

Setelah bertanya kesana-kemari, browsing kesaa kesini, saya punjadi banyak tahu kalau untuk menurunkan berat badan bukan dari mengurangi jumlah makanan yang masuk tapi lebih kepada berapa banyak kalori yang masuk melalui makanan. Setelah mengetahui hal itu saya pun mulai membuat daftar makanan rendah kalori dan lemak sebagai langkah awal saya menurunkan berat badan.

Camilan sehat berupa buah mendudki tempat pertama dari daftar saya, kemudian menambah porsi sayuran setiap kali makan alih-alih menambah kuantitas nasi atau karbohidrat adalah langkah berikutnya yang saya ambil. Tak lupa, saya mulai mengurangi sedikit demi sedikit cemilan berupa roti. Duh, ini susah banget euy, secara saya penggemar roti banget huhu. Tapi demi ya demi hehe.

Sebenarnya alasan saya untuk menurnkan berat badan bukan hanya dari segi penampilan, akan tetapi karena saya ada rencana untuk program anak kedua hehe. Dengan berat badan saat ini, jika saya hamil, mungkin justru akan menyulitkan saya sendiri. Karena itu saya harus segera memulai berpikir untuk memnagkas kalori yang masuk dalam tubuh saya. Mungkin tidak akan terjadi pernurunan berat badan secara cepat, tapi paling tidak ada terjadi penurunan sedikit demi sedikit.

9 comments:

  1. kalo aku nyemil buah suka mbak,yang susahnya sayuran itu
    gimana ya biar jadi suka sayur >.<

    ReplyDelete
    Replies
    1. dicoba dari makan rujak aja, che. hehe :D

      Delete
  2. Betul mbak, yang penting anaknya dulu. Asupan ASInya harus tetap melimpah demi anak. Diet dengan cara mengurangi asupan, takutnya berpengaruh pada ASI. Kalau dengan olahraga ringan, gimana mbak? Siapa tau bisa membantu :)

    ReplyDelete
  3. Saya ikut berdoa ...
    semoga programnya berhasil ...
    Sehat semua ya Bu Budhi

    salam saya

    ReplyDelete
  4. semoga keinginan memiliki anak kedua dikabulkan ya. aamiin :)

    ReplyDelete
  5. Ayo, mb Esti. semangat buat mulai program lagi hehe

    ReplyDelete
  6. Duhh jadi inget berat badan yg nambah drastis abis lebaran ini, huhuhu. Aku juga lagi mau mulai ngatur makan dan olahraga lagi nih mba Esti :)

    ReplyDelete
  7. Susah banget suka sama sayur. Udah di paksa paksain tetep aja gak bisa :(

    ReplyDelete

Terima kasih sudah meninggalkan komentar ^_^