Social Icons

30 Jan 2013

Rumah Baru


Hai ...halooo

Edisi pamer nih hehehe ^_^

Mau memperkenalkan rumah baru saya nih, cat rumahnya juga baru ^_^
Kalau dulu saya memakai nama http://thesulistyawans.blogspot.com/ sejak bulan ini blog saya memakai nama http://estisulistyawan.com/ Tapi jangan khawatir, kalau mau masuk lewat alamat lama tetep bisa kok. Tidak hanya alamatnya saja yang baru lo. Lihat kan templatenya juga baruuuu.

Giveaway I Love Mimi


Halooo....Mimi

Kita memang baru kenal beberapa saat ya Mi, itu pun lewat dunia maya (yang penting jangan lewat dunia lain). Mimi yang saya kenal lewat tulisan dan facebook, menurut saya adalah orang yang ceria, kocak dan narsis (tetep...hahaha).  Setiap baca postingan Mimi atau status Mimi, saya sering ketawa sendiri (sampai-sampai dilirik suami).

Oh ya Mi, Desember 2012 lalu, ada kegiatan kantor ke Jambi. Banyak juga yang berangkat. Saya sudah harap-harap cemas, kira-kira terpilih tugas ke sana atau tidak. Hiks..ternyata tidak..
InsyaAllah kalau ada umur dan rejeki kita bisa ketemu beneran ya Mi.

Selamat Ulang Tahun Mimi
Semoga kesehatan dan kebahagiaan selalu meyertaimu.
Kecup sayang dari Semarang

Duet Narsis ^_^

27 Jan 2013

Giveaway Senangnya Hatiku: Master of Humor



launching blog www.amazzet.com - giveaway senangnya hatiku


Melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi memang impian saya sejak lulus sarjana beberapa tahun yang lalu (gak mau nyebut tahun, ketahuan tua ntar hahaha). Sebenarnya saat itu Mami juga sudah setuju saya langsung melanjutkan studi. Hanya saja pertimbangan saya, saya ingin bekerja dulu dan membiayai sendiri kuliah saya. Intinya saya tidak ingin merepotkan orang tua lagi mengingat masih ada dua orang adik yang juga membutuhkan biaya sekolah. Lagipula bila saya sudah bekerja, saya jadi tahu harus ambil jurusan apa yang bisa mendukung karir saya di tempat kerja kelak. Misalnya, saya keterima bekerja di bank, otomatis saya mengambil jurusan yang berhubungan dengan perbankan bukan malah ambil jurusan pendidikan *contohnya ngawur ya.

Dengan pertimbangan-pertimbangan tersebut, saya mantap untuk tidak melanjutkan ke magister. Alhamdulillah, tidak perlu menunggu lama, saya mendapatkan pekerjaan di salah satu instansi pemerintah yang bergerak dalam bidang pendidikan. Setelah bekerja di kantor, pola pikir saya dulu yang beranggapan bahwa melanjutkan studi untuk peningkatan karir, sedikit demi sedikit berubah. Karena kalau tujuan saya adalah karir dan jabatan, ah rasanya kok sayang banget gitu. Saya ingin ilmu yang saya punya bisa bermanfaat untuk orang lain *idealis.com. Setelah saya rasa tabungan sudah cukup memadai, saya mengajukan ijin belajar ke atasan di kantor. Dan saya mendapat bantuan dana pendidikan dari kantor untuk biaya kuliah, yipieee. Gak seratus persen sih tapi itu saja sudah alhamdulillah banget.

Singkat cerita, saya akhirnya kuliah lagi dan mendapatkan sahabat-sahabat baru yang baik. Senang banget deh kuliah lagi, kayaknya kalau berangkat kuliah itu malah refreshing gitu hahaha. Oh ya, saya kuliah setelah jam kantor lo, tetapi ketika itu bawaannya semangat banget deh, padahal capek juga karena kadang kuliah sampai jam 9 malam.

Banyak yang bilang, kuliah sambil bekerja itu gak gampang. Hiks...siapa pun yang mengatakan hal tersebut, itu bener banget. Ketika masih ada mata kuliah, saya masih bisa mengikuti, walau pun tugas berjibun, masih sanggup membuat dan mengumpulkan tepat waktu. Tetapi ketika sudah tidak ada mata kuliah, dan tinggal membuat tesis, waduh..keteteran bener.

Banyak sekali alasan ya, alasan teratas ya males. Yup, bener banget males, males harus buka buku lagi, males baca teori yang bikin kepala cenat-cenut, males harus mikir ketika sore badan sudah capek setelah bekerja, masih harus buka buku lagi padahal tumpukan seterika di depan mata. Sifat males ini sedemikian merajalela. Hingga pertengahan tahun 2012, teman-teman yang juga belum lulus janjian mau kumpul-kumpul, di saat itu kita bertekad untuk segera menyelesaikan tesis bareng-bareng.

Dan ternyata dengan dukungan dari teman-teman, saya bisa konsisten mulai membuka buku lagi dan sekuat tenaga menyelesaikan tesis. Saat itu saya berfikir, kalau gak lulus sekarang, saya bakal tambah loyo lagi. Ketika tekad dan semangat sudah terkumpul, kendala paling berat adalah pekerjaan. Apalagi pekerjaan saya mengharuskan ke luar kota dalam frekuensi yang cukup sering. Saya sempat kebingungan, karena bagaimana pun pekerjaan itu adalah tanggung jawab saya. Tidak mungkin kan saya cuekin.  

Setelah meminta pertimbangan teman dekat di kantor dan diskusi dengan atasan. Atasan meminta saya menyelesaikan pekerjaan yang tersisa, kemudian ambil cuti saja sebelum pekerjaan baru datang. Alhamdulillah semua berjalan lancar, pekerjaan selesai dan saya bisa ambil cuti. Selama cuti, kegiatan saya hanya membaca, menulis, ke perpustakaan dan bimbingan ke dosen. Gak mungkinlah ya, tesis bisa kelar selama 2 minggu itu, tetapi paling tidak saya sudah mendapatkan teori-teori yang saya butuhkan tinggal pengembangannya sekalian menunggu revisi dari pembimbing.

Akhirnya, awal Desember saya bisa mengikuti ujian tesis dan dinyatakan lulus. Alhamdulillah senang banget setelah jungkir balik bisa juga kelar semuanya. Dan yang lebih membahagiakan, ketika mengabarkan kepada suami dan orang tua kalau saya sudah lulus, mereka kelihatan lebih senang daripada saya haha.

Tanggal 22 Januari 2013, saya dan 6 orang teman resmi mendapatkan gelar Master of Humaniora. 




Artikel ini diikutsertakan dalam Giveaway Senangnya Hatiku


Ada tips bagi teman-teman yang sudah bekerja dan ingin melanjutkan kuliah lagi

1. Kalau ada tawaran 'ijin belajar' atau 'tugas belajar', mintalah yang tugas belajar, karena menurut pengalaman saya dan beberapa teman sekantor yang lain, sulit sekali bagi pegawai untuk benar-benar bisa berkonsentrasi menyelesaikan kuliah ketika masih bekerja. Tugas utama kita adalah bekerja, bukan kuliah. Jadi ketika ada pekerjaan, sebagai staf akan sangat sulit untuk menolaknya bukan. Jika surat 'tugas belajar' tidak bisa di dapat maka langsung saja ke poin kedua.


2. Buat deadline bagi diri sendiri. Mayoritas semua keteteran ketika sudah masuk tahap tesis. Pekerjaan yang menumpuk, bagi yang sudah berkeluarga tentu masih harus mengurusi rumah, dll. Kita harus membuat deadline untuk kepentingan kita, misalnya bulan ini mencari literatur untuk tesis, lengkap dengan catatan-catatan penting. Bulan depan sudah harus selesai bab 1 dan mulai bimbingan, bulan berikutnya revisi bab 1 dan sudah membuat bab 2 dan seterusnya. Jika tidak menetapkan deadline, yakin deh gak bakal selesai-selesai tesisnya (pengalaman pribadi).

Semoga bermanfaat ya ^_^

26 Jan 2013

Review Blog : Dawet Ayu Yang Nyuss Banget


Give Away Langkah Catatanku

Beberapa tahun yang lalu, bersama dengan dengan beberapa teman, kami menuju Banjarnegara untuk menghadiri pernikahan Lulu, teman sekantor yang rumahnya di daerah Mandiraja. Saat berangkat kami tidak mampir kemana-mana, karena mengejar waktu akad nikah.


Alhamdulillah, akad nikah berlangsung lancar, dan setelah menyantap snack yang disediakan kami pun berpamitan. Walau pun pihak tuan rumah meminta kami tetap tinggal untuk menunggu resepsinya, kami tidak bisa berlama-lama karena takut kalau di daerah Wonosobo, kabut turun lebih cepat dari seharusnya. Kan berbahaya dan kasihan juga dengan teman yang menyupiri.

Ternyata cuaca cerah sekali hari itu, sehingga kami pun bisa berhenti untuk menikmati perjalanan di beberapa tempat. Kalau di Banjarnegara tidak menikmati dawet ayu, jelas rugi banget dong. Sudah lama sekali saya mendengar tentang dawet ayu banjarnegara. Katanya mak nyuss banget, dan kali pertama saya mencicipi dawet ayu yang benar-benar asli ya pada saat itu. Rasanya memang beda lo dengan dawet yang biasanya keliling dekat rumah.




Dan di blog Idah ada postingan tentang dawet ayu ini, baru deh saya tahu mengapa dawet ini dinamai dawet ayu bukan dawet gantengBanjarnegara ^_*. Jadi, bagi yang kebetulan lewat atau memang ada urusan di Banjarnegara, jangan sampai lupa mencicipi dawet ayu ini, dan kalau bisa cari yang ayu penjualnya hehe. Atau ketemu blogger ayu si Idah Ceris.


“Senyum Bersama Langkah Catatanku”


18 Jan 2013

Ngeblog Ala Emak-Emak

Emak-emak ngeblog, maksudnya bagaimana ya?

Pertanyaan itu yang terlintas di benak saya ketika nyasar di blognya emak-emak keren itu. Ternyata sebutan emak-emak ini untukperempuan-perempuan yang tergabung dalam komunitas Kumpulan Emak2 Blogger atau biasa disingkat KEB.

Setelah mengubek-ubek blog itu, saya merasa cocok dengan postingan-postingan disitu. Ya iya lah, yang menulis perempuan, tentang perempuan dan untuk perempuan, tentu saja saya langsung sreg. Dari blog itu juga, saya jadi tahu bahwa ada grupnya di fb, saya otomatis mendaftarkan diri tanpa banyak ba-bi-bu. Kapan lagi bisa gabung di grup yang keren begini,

Ternyata dugaan saya tidak salah, emak-emak di grup ini ramah-ramah dan tidak pelit ilmu. Banyak yang saya dapat di grup ini, teman-teman yang baik, postingan khas emak-emak mulai dari resep, perawatan rumah, tentang anak-anak, dan lain-lain. Pokoknya berguna banget untuk kehidupan sehari-hari deh pengetahuan yang di dapat dari berbagai postingan di blog emak-emak ini.

Dan hari ini adalah setahun berdirinya KEB, saya berharap KEB akan tetap jaya dan menginspirasi bagi perempuan-perempuan Indonesia.