(Jiaah..keren banget kan yak judulnya, judul boleh bahasa
Inggris, isi posting tetep pake bahasa Indonesia, kan ACI ^_*)
Saya sudah menyukai dunia tulis-menulis sejak masih duduk di
sekolah dasar. Kalau saya boleh bilang begitu. Karena sejak kecil sudah
terbiasa menulis di buku harian. Bahasa kerennya nulis di diary hehe. Apa saja
saya tulis disana, dari mulai cita-cita yang selalu berubah-ubah, senang dan kesel sama
teman sepermainan, atau cerita cinta monyet …ihiiir.
Beranjak ke masa remaja, saya masih suka coret-menyoret,
seringnya sih buat puisi, biasalah wong masanya jatuh cinta *tersipu-sipu.
Kemudian saya sampai pada pemahaman, hidup untuk dinikmati bukan hanya untuk
ditulis. Life
is Supposed to be Lived, not Reported. Sedikit demi sedikit saya semakin jarang menulis, untungnya hobi
membaca masih terpupuk baik *kacamata tebal ini buktinya.
Tahun 2009, saya penasaran dengan yang namanya Blog,
habis teman yang berbasis IT ngomongin itu mulu. Saya mulai mencari tahu apa
sih Blog itu. Awalnya dengan pinjem buku tentang Blog di perpustakaan kantor
*gak modal hehe. Coba-coba buat Blog sendiri berkat petunjuk dari buku itu.
Mulai deh nulis-nulis lagi. Tapi seringnya malah ngotak-ngatik template *cewek
banget peduli dengan penampilan. Dalam sehari mungkin bisa 20 kali ganti
template. Belum ada juga yang pas, suka templatenya tapi terus kacau tatanan
tulisannya, dan lain-lain. Jadi lebih keseringan ganti template ketimbang
nulisnya hehe. Bisa deh dilihat selama 3 tahun itu (2009-2011) postingan
keseluruhan cuma 24 saja *sedih. Isi postingan pun gak penting-penting amat
*si amat aja gak penting. Suka-suka saya aja yang nulis, dalam benak saya waktu
itu cuma terbersit, saya hanya ingin menulis.
Sekitar bulan Maret lalu entah kenapa saya mulai melirik
lagi blog yang lama gak terurus, mulai bersih-bersih sarang laba-laba yang
tampak dimana-mana. Mulai menulis lagi, sempet sih penasaran dengan template,
tetapi entah kekuatan darimana saya malah memilih template yang super sederhana
ini. Keinginan dari ‘saya hanya ingin menulis’ menjadi ‘saya ingin menulis’.
Sepertinya saya merindukan sensasi menuliskan satu tulisan (tsaaaah…gaya
bener).
Blogwalking
Sambil berbenah blog, saya pun mulai jalan-jalan ke blog
milik blogger lain. Istilahnya ya blogwalking. Dulu juga kadang-kadang
blogwalking, cuma gak pernah meninggalkan jejak a.k.a komen-komen. Beberapa
tulisan sempat saya komentari, ketika itu sebagai wujud apresiasi saya terhadap
tulisan mereka. La kok setelah itu blogger-blogger yang tulisannya saya
komentari berbalik mengomentari tulisan saya. Ooooh…begini toh cara kerjanya
*maklum ndeso soal beginian. Sejak saat itu mulai rajin deh blogwalking dan
tulis-menulis lagi. Nambah teman nambah ilmu, adalah manfaat pertama dari blogwalking menurut saya.
Jeli Terhadap Lingkungan
Sejak rutin membuka blog, saya jadi lebih perhatian dengan keadaan sekitar, kira-kira apa yang bisa ditulis dengan kejadian yang saya alami, dengar dan rasakan. Jangan sampai hal bermanfaat terlewatkan begitu saja. Walau pun belum bisa rutin
menerbitkan tulisan. Targetnya sih seminggu 3 kali *tapi belum bisa T.T
Rajin Membaca
Untuk menambah referensi dalam menulis, membaca adalah unsur utama yang tidak bisa ditinggalkan. Hobi membaca semakin menggila. Dalam sebulan bisa beli 5-6 buku. Apalagi kalau lihat tulisan diskon hahaha. Hanya saja sekarang selera agak berubah, tidak hanya novel melulu, tapi juga buku-buku tentang tips menulis dan ngeblog.
Giveaway
Dulu banget pernah ikutan yang namanya giveaway ini, waktu
itu sih mikir kalau ada yang bisa saya bagi sesuai temanya. Jadi sekalian
ikutan, bisa dapat pahala juga. Tentang sedekah gitu, ini judulnya Sedekah Cinta. Lalu ikutan
lagi yang kedua, yang berkaitan dengan berjilbab. Gaya banget yak semuanya tentang agama (padahal ilmu agama saya belum ada apa-apanya) sekedar
sharing aja sih siapa tahu berguna, pikiran saat itu. Baru saya sadar,
postingan giveaway saya itu, diapresiasi oleh orang lain, ada yang komen di
situ. Senang juga ketika tahu, orang lain pun merasa bahwa tulisan saya cukup
layak untuk dibaca. Apalagi setiap ikut giveaway, pengunjung blog saya semakin
banyak hehe kan jadi semakin punya banyak teman. Dan kalau beruntung dapat
hadiah juga.
Persahabatan
Dari seringnya jalan-jalan ke rumah teman (baca blog lain),
saya pun mulai mengenal teman-teman blogger lain. Bersilahturahmi (lewat blog)
dengan mereka membuat hidup terasa lebih berwarna. Menurut saya pribadi, para
blogger itu punya kecerdasan emosional tertentu. Mereka menyuarakan isi hati
dengan cara menulis. Dan entah kenapa kok saya berpikir, blogger itu pasti
orang yang baik ya. Hehehe (Kan gak mungkin orang gak bener mau meluangkan
waktu untuk sesuatu yang bernama “menulis”) Saya merasa dekat hanya dengan
membaca tulisan mereka, ikut merasakan kesedihan dan kegembiraan yang mereka
tuliskan. Dan pastinya jadi tahu banyak hal baru, saling berbagi cerita dan
berbagi ilmu. Walau pun hingga saat ini
belum pernah kopdar (ketemuan) dengan sesama blogger. Mudah-mudahan bisa kopdar
dengan teman blogger lain dalam waktu dekat. Amin.
Ketagihan Ngeblog
Saat ini bisa dikatakan saya sedang ketagihan ngeblog.
Sehari aja tidak buka blog rasanya gimana gituuuu….sehari saja gak
bersilahturahmi ke rumah blogger lain rasanya ada yang kurang dalam hidup (ceileee…).
Dan mudah-mudahan ketagihan ngeblog ini juga berimbas positif dengan terbitnya
tulisan-tulisan yang bermanfaat bagi orang lain plus dapat menulis dengan
rutin. Amin.
Jadi kalimat Life is Supposed to be Lived, not Reported,
saat ini bagi saya sepertinya perlu dikaji ulang ^_^
Apa asyiknya ngeblog bagimu sobat?

