Saya adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Kedua adik saya bernama Wahyu dan Restu (biasa dipanggil Tutut). Jarak usia antara saya dan Wahyu sekitar 2,5 tahun, sedangkan dengan Tutut 9 tahun. Karena jarak usia saya yang cukup dekat dengan Wahyu, sedari kecil kami sering melakukan banyak kegiatan bersama, dari bermain, rebutan barang atau berkelahi hahaha. Kalau dengan Tutut lebih banyak momongnya *ah yang bener?
Dengan bertambahnya umur, perlahan tapi pasti intensitas kebersamaan kami mulai berkurang. Masing-masing dari kami memiliki kesibukan masing-masing. Tetapi karena masih tinggal satu atap dengan Bapak dan Ibu, paling tidak kami masih bertemu di pagi atau malam hari, serta di hari Minggu atau hari libur.
Keadaan mulai berubah ketika tahun 2008 saya pindah dari rumah orang tua dan tak lama kemudian Wahyu diterima bekerja dan ditempatkan di luar Jawa. Awalnya seperti ada yang hilang karena sejak kecil selalu bersama, tetapi lama-lama bisa juga beradaptasi dengan situasi yang baru. Oh ya, Wahyu menikah bulan April 2010, jadi ia sudah tidak sendirian lagi di sana ^_^ kasihan juga membayangkan ia jauh dari rumah dan sendirian pula.
Wahyu pulang ke Semarang mungkin 2-3 kali setahun, kalau terlalu sering bisa bangkrut dia haha. Lebaran tahun ini dia tidak pulang, karena sebulan sebelumnya sudah pulang untuk keperluan lain.
Tidak disangka pertengahan bulan November, ia dan Luky (istrinya) memberikan kejutan, mereka pulang ke Semarang. Mami sih sepertinya sudah tahu, insting seorang ibu kata beliau, jadi sudah diberesin tuh kamar buat mereka haha.
Dan secara kebetulan pula, salah satu hari dimana selama satu Minggu mereka di Semarang adalah hari ulang tahun saya. Duh, senangnya bisa berkumpul di hari ulang tahun dengan keluarga lengkap. Sejak tahun 2008, baru tahun 2012 ini bisa lengkap begini *terharu. Sebenarnya rencana mau buat nasi kuning buat makan bareng-bareng, tapi hari itu masih lembur sampai sore, jadi diputuskan beli lauk saja, dan Mami hanya menyiapkan nasi (biar Mami juga tidak kecapekan).
Ulang tahun ini memang tanpa kue tart dan nasi kuning, tapi saya sangat bahagia sekali bisa berkumpul dengan keluarga. Bahagia melihat senyum Papi dan Mami ditengah anak-anak mereka yang 'lengkap'.
Bagi orang lain mungkin ini terlalu sederhana, tetapi bagi saya ini kemewahan yang luar biasa manis. Terima kasih untuk kebahagiaan ini Ya Allah.
Wahyu pulang ke Semarang mungkin 2-3 kali setahun, kalau terlalu sering bisa bangkrut dia haha. Lebaran tahun ini dia tidak pulang, karena sebulan sebelumnya sudah pulang untuk keperluan lain.
Tidak disangka pertengahan bulan November, ia dan Luky (istrinya) memberikan kejutan, mereka pulang ke Semarang. Mami sih sepertinya sudah tahu, insting seorang ibu kata beliau, jadi sudah diberesin tuh kamar buat mereka haha.
Dan secara kebetulan pula, salah satu hari dimana selama satu Minggu mereka di Semarang adalah hari ulang tahun saya. Duh, senangnya bisa berkumpul di hari ulang tahun dengan keluarga lengkap. Sejak tahun 2008, baru tahun 2012 ini bisa lengkap begini *terharu. Sebenarnya rencana mau buat nasi kuning buat makan bareng-bareng, tapi hari itu masih lembur sampai sore, jadi diputuskan beli lauk saja, dan Mami hanya menyiapkan nasi (biar Mami juga tidak kecapekan).
Ulang tahun ini memang tanpa kue tart dan nasi kuning, tapi saya sangat bahagia sekali bisa berkumpul dengan keluarga. Bahagia melihat senyum Papi dan Mami ditengah anak-anak mereka yang 'lengkap'.
Bagi orang lain mungkin ini terlalu sederhana, tetapi bagi saya ini kemewahan yang luar biasa manis. Terima kasih untuk kebahagiaan ini Ya Allah.
![]() |
| Keluarga Inti Kami 'dulu' :) |
![]() |
| Khusus yang sudah berpasangan hehe |
![]() |
| Papi dan Mami *liat backgroundnya :) |
Setelah melihat foto-foto ini, jadi punya keinginan foto keluarga deh. Semoga saja terwujud di tahun depan. Aamiin.
"Kenangan Manis Untuk Giveaway Manis-Manis"










