Social Icons

22 Jan 2011

Hatiku Kacau

Baru saja aku bilang sama suami kalau beberapa hari ini aku merasa bahagia, dan gak tau alasannya apa. Malam ini hati dan pikiran ku kacau banget. Diawali dengan membuka facebook via handphone dan secara gak sengaja membaca di statusnya teman kalau dia sudah hamil, dan teman yang satu lagi istrinya juga sudah 'isi'. 

Seharusnya aku sudah terbiasa dengan itu, tapi ternyata belum juga terbiasa :( langsung deh malam itu kacau banget. Apalagi suami gak pulang, jadi tambah gak karuan. Gak bisa tidur sampai jam 1. Banyak setan-setan berkeliaran di otak ku. 

Ya Allah bantu aku menenangkan pikiran ini. Aku tau semua ada saatnya, bantu aku bersabar Ya Allah, Jangan sampai aku meragukan-Mu. Bantu aku, kumohon. 

20 Jan 2011

Kunir Asem

Pasti udah banyak yang tau tentang jamu tradisional yang satu ini. Terutama para wanita, karena jamu ini dipercaya bisa membantu menurunkan berat badan. Di rumah, kita sering banget buat jamu ini, seger di badan, harapan menurunkan berat badan sih ada tapi gak begitu besar, coz udah bisa terima kenyataan hehe. Kita mengkonsumsi jamu ini lebih untuk menjaga stamina, karena pekerjaan kadang mengharuskan pulang malam atau luar kota. 

Terkadang kita berimprovisasi tidak hanya kunir dan asem serta gula jawa saja, tapi jahe dan beberapa jenis daun-daunnan juga dimasukkan di racikan ini. Walhasil kita berdua jarang banget sakit, kalau agak-agak meriang langsung deh dihantam aja jamu ini. Seger lagi dueh.

Pengalaman terakhir waktu minum jamu ini, ketika saya lagi sakit flu dan batuk berat. Rasanya badan sakit semua. Kepala pusing, tenggorokan gatel, masih hidung mampet. Saya bukan tipe orang yang suka ke dokter, karena itu langsung buat kunir asem sekuali penuh, tu jamu kukonsumsi sekitar 2 jam sekali satu gelas. Ternyata selama 3 hari berturut-turut seperti itu, pilek n batuk hilang tak berbekas, wow banget kan.

Senin kemarin kaki si Ika sobek kena plat mobil yang parkir (hati-hati to nduk), ia langsung sms minta dibuatin kunir asem, coz kunir kan mengandung antibiotik. Jadi keinget cerita guru SD dulu ketika dukun beranak jaman dulu menolong persalinan, tali puser bayi dipotong menggunakan sebilah bambu yang dipotong tipis dan tajam (seperti pisau) serta dilumuri kunir. Hmmm nenek moyang kita walau tidak tahu kandungan dalam obat-obat tradisional sudah mempraktekan dengan baik ya.

Apa yang ada di alam, pasti diciptakan berguna oleh Allah Swt. 

Kuning Telur, Madu dan Kunyit

Dapat resep jamu untuk dikonsumsi waktu masa subur (untuk kehamilan) dari seorang bidan. Resepnya agak menakjubkan bagiku, kuning telur ayam kampung, madu satu sendok teh dan perasan kunir yang diparut satu sendok makan, diminum pagi hari. Waduh gak kebayang deh gimana rasanyo waktu pertama denger racikan ini.

Pagi ini kali pertama saya mencoba resep bu bidan. Karena hari Kamis maka harus dibuat pagi-pagi benar, rencana mau puasa (Alhamdulillah kebiasaan ini masih berlangsung). Alarm sudah kupasang jam 3 dini hari (bangun kagak ya hehe). Alarm udah bunyi tapi saya bangunnya jam setengah 4 hehe berarti perhitungannya tepat, bangun setengah jam kemudian setelah alarm bunyi hahay...

Yup Dimulailah meracik ramuan, Pertama nyiapin gelas untuk racikan dan gelas buat putih telur, mungkin karena masih ngantuk kuning telur malah nyemplung ke gelas yang buat putih telur hehe. Akhirnya berhasil sodar-sodara. Lalu kumasukan madunya. Sempet tanya sama si Yayuk, kuning telur dikocok apa gak. Karena logikaku kalo dikocok malah amis. Eh malah Yayuk cerita kalo bapak kos nya kalo minum kuning telur sama kunir gak dikocok. Wah, ternyata ini racikan yang sudah umum ya, saya saja yang 'kota' :) 


Dilanjutkan dengan memarut kunir (sebelumnya dicuci and dikupas dulu), setelah itu diambil airnya. Liat hasil racikan ku jadi mblenger sendiri. Tapi mantepin ati aja. Bismillah. Dengan membaca Al-Fatihah n Solawat Nabi masing-masing 3x (sambil gelas ramuan kugoyang-goyang supaya nyampur: ini tehnik pribadi hehe), mulai deh tuh ramuan kumasukan mulut. Karena takut kuningnya pecah, jadi kutampung dulu semua dalam mulut (ditengadahkan) lalu GLEK. Langsung LEP. Ternyata tidak seperti bayangan, gak kerasa apa-apa. Yang tertinggal tinggal rasa manis madu di mulut. Alhamdulillah sukses.

Pagi-pagi kutelepon suami, gimana kisahnya buat racikan yang sama...olala ternyata dia gagal hehehe Katanya gak enak. Yang sabar ya mas, masih ada 2 hari lagi.

Semoga Allah mengabulkan doa kami untuk memperkenankan kami menerima amanah-Nya berupa keturunan yang soleh dan solehah, sehat lahir dan batin, menjadi kebanggaan bagi keluarga, agama, dan bangsa. Amin3. 

17 Jan 2011

Ratna Sari Dewi Soekarno

Tiga hari lalu, saya dan suami menonton suatu acara wawancara, yang diwawancarai adalah janda mendiang Presiden pertama RI Ir. Soekarno. Ada beberapa hal yang membuatku terkesan dengan beliau:
1. Masih terlihat sangat cantik di usianya yang ke 70. Wow banget waktu melihat beliau turun dari tangga dan menemui si pewawancara.  Resep awet muda and cantiknya apa to bu?
2. Walau terpatah-patah, bahasa Indonesia beliau cukup fasih. Mencoba menjawab semua dengan bahasa Indonesia.
3. Rasa cinta beliau terhadap Pak Karno masih begitu besar, padahal sejak usia 30 tahun sudah menjanda. Bu Dewi masih begitu ingat bagaimana Pak Karno, baik pemikiran mau pun prinsip yang dipegang. Matanya masih berkaca-kaca di akhir wawancara ketika menceritakan Pak Karno. "Bapak is a great man".
4. Tidak hanya cantik, si ibu ini juga pintar. Beliau dianggap sebagai istri Pak Karno yang 'melek' politik sehingga sering diajak berdiskusi dengan Pak Karno. 
5. Pernyataan-pernyataan beliau: "dulu Malaysia takut sama Indonesia sekarang kebalikannya' ; "kalau Pak Karno masih hidup, dia tidak akan membiarkan orang Indonesia menjadi 'slave' di negeri orang".  
6. Berkali-lali beliau menegaskan bahwa beliau adalah warga negara Indonesia.
7. Foto Pak Karno dan Ibu Dewi, gak tau tuh suka banget dengan foto itu, tapi search di google gak ada...hmmm mau foto bareng suami ah dengan posisi seperti itu hihihi.